Bersih dan Teratur 728 x 90

Ibu Hamil, Waspadai Ketuban Pecah Dini

Dalam proses persalinan normal, ketuban memang akan pecah secara alami akibat adanya kontraksi. Namun pada beberapa kasus kehamilan, ketuban juga bisa pecah lebih dini. Adakalanya juga hanya terjadi kebocoran kantung ketuban yang sering tidak disadari.
Bila terlambat ditangani, masalah ini bisa mengancam keselamatan bayi. Karena itu, sangat penting bagi setiap ibu hamil (bumil) untuk mengetahui gejala terjadinya pecah ketuban.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Brawijaya Women and Children Hospital (BWCH), Tirsa Verani mengatakan, pecahnya kantung ketuban sebelum waktunya atau masalah kebocoran kantung ketuban memang sering dialami ibu hamil. Akibatnya air ketuban yang berfungsi melindungi bayi dari "lingkungannya" menjadi sedikit.
"Bila ketubannya pecah, cairan ketuban akan merembes sedikit demi sedikit. Akibatnya cairan ini semakin berkurang, bahkan bisa sampai habis," kata Tirsa Verani di Jakarta.
Pecahnya ketuban ini memang sering tidak disadari oleh para ibu hamil. Namun bila mereka rutin melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG), gejala masalah tersebut sebetulnya bisa terdeteksi.
"Biasanya si ibu baru menyadari ketika perutnya sakit saat bayinya bergerak," kata Tirta.
Cairan ketuban tersebut nantinya akan merembas keluar dari organ kelamin secara perlahan. Berbeda dengan urine, cairan yang keluar ini memiliki bau yang khas.
"Jadi kalau ada cairan mencurigakan yang keluar, sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter kandungan agar penanganannya tidak terlambat," katanya mengingatkan.
Umumnya masalah pecah ketuban ini diawali dengan adanya keputihan, atau adanya infeksi pada janin yang menyebabkan terjadinya kontraksi. "Banyaknya keputihan bisa merangsang terjadinya kontraksi dan pecahnya ketuban. Kalau sudah pecah, bayi akan lebih rentan kena infeksi karena tidak ada lagi yang melindunginya," kata Tirsa.
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Ibu Hamil, Waspadai Ketuban Pecah Dini"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top